Categories
Uncategorized

Doa & Dzikir Saat Wabah

Siapa yang tidak kenal imam ibnu hajar Al Asqolani. Ulama Abad ke-9 Hijriyah, karya-karyanya yang terkenal di antaranya Bulughul Maram, Fathul Bari. Ternyata beliau juga menulis sebuah kitab tentang wabah thaun yang berjudul Badzlu al Maun Fi Fadhli al Thaun (بذل الماعون في فضل الطاعون)

imam Ibnu Hajar menulis kitab ini di tengah wabah thaun melanda, dimana saat itu ketiga putrinya meninggal karena terkena wabah thaun, bahkan salah satu putrinya byang bernama Zein meninggal terkena thaun dalam kondisi hamil.

dalam kitabnya beliau mengatakan bahwa rata-rata thaun yang terjadi di negeri muslim mulai terjadi di musim semi dan berakhir di awal musim panas.

Belajar dari Sejarah Wabah & Musibah di Masa Silam

Pada Zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz pernah Terjadi Gempa di Masa pemerintahannya, kemudia beliau mengirimkan surat kepada para gubernurnya : sesungguhnya gempa ini adalah sesuatu yang di pakai oleh allah untuk menegur kita, maka lakukan setidaknya dua hal , pertama perbanyak membaca doa-doa para nabi dan yang kedua mengeluarkan shodaqoh

Imam Syafii juga Pernah Berkata “Aku belum pernah melihat, ada yang lebih bermanfaat untuk menghindari dari wabah adalah tasbih”.

berikut beberapa doa & Zikir yang dapat di wiridkan saat wabah :

  • Doa Nabi Yunus – Al Anbiya’: 87-88 :

لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505)

  • Doa Nabi Musa – Surat Al-Qasas Ayat 16 :

قَالَ رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku”

  • Doa Nabi Nuh – Surat Hud Ayat 47 :

وَإِلَّا تَغْفِرْ لِى وَتَرْحَمْنِىٓ أَكُن مِّنَ ٱلْخَٰسِرِين

“Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi”

  • Doa Nabi Adam – Surat Al Araf Ayat 23 :

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

kita juga bisa menambahkan doa & zikir pagi petang. Mudah-mudahan bermanfaat.

Wallahu Alam Bishawab

Categories
Uncategorized

Corona & Orang Beriman

Hari ini, disaat wabah pandemi corona sedang terjadi. sebagai orang beriman kita harus menaati apa yang Allah telah sampaikan dalam firmannya di surat An-nisa : 83

وَإِذَا جَآءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ ٱلْأَمْنِ أَوِ ٱلْخَوْفِ أَذَاعُوا۟ بِهِۦ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰٓ أُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنْهُمْ

لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسْتَنۢبِطُونَهُۥ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَٱتَّبَعْتُمُ ٱلشَّيْطَٰنَ إِلَّا قَلِيلً

Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah Kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).

Berdasarkan ayat diatas, sudah sepantasnya kita mengehentikan kegiatan siaran/broadcast/share jika kita bukan ahlinya dalam situasi saat ini. biarkan yang mempunyai keahlian yang menyimpulkan, menyampaikan hal yang tepat agar kita tawakal dan yakin bahwa pertolongan allah itu ada. sudah banyak ahli kesehatan, menyebutkan bahwa musuh dari imunitas adalah kecemasan, kekhawatiran, ketakutan. sehingga ketika kita melakukan siaran/broadcast/share tentang situasi saat ini, dengan tidak di iringi dengan ilmu yang cukup, maka hasil yang timbul dari berita yang kita kirimkan adalah kecemasan, kekhawatiran dan ketakutan.

hari ini, sesungguhnya kita sedang diuji oleh banyak hal. bukan hanya sekedar virus corona. penyakit dapat datang kapan saja, dan orang meninggal bisa di sebabkan oleh virus corona ataupun tidak. tapi sesungguhnya kita sedang di uji oleh allah tentang iman kita. apakah benar bahwa kita adalah orang yang beriman kepada allah? apakah kita iman kepada takdir? saat ini adalah waktunya di uji.

karena orang yang beriman, adalah orang yang penuh dengan ketenangan. kepanikan dan putus asa tidak ada tempat di hati orang yang beriman. apapun keadaannya, orang beriman tetap percaya kepada Allah dan tidak ragu sama sekali. sebagai orang yang beriman kita melihat sesuatu hal secara lengkap meliuti aspek fisik, akal dan hati.

Dari Aspek fisik dan akal, mengenai situasi pandemi virus corona saat ini sudah banyak ahli bersama pemerintah menyampaikan langkah – langkah agar kita tidak terkena virus corona. diantaranya :

  • Membersihkan tangan secara rutin dengan cairan pencuci tangan berbahan alkohol atau sabun dan air seperti hand soap atau hand sanitizer
  • Membersihkan benda-benda yang di sekitar kita dengan disinfektan. Disinfektan digunakan pada benda-benda tak hidup, seperti permukaan meja, pegangan pintu, dan benda benda lainnya untuk membunuh mikroorganisme yang hidup di permukaan tersebut.

Dari Aspek hati, mari kita simak hadits nabi berikut:

 أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging.
Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad.
Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad.
Ketahuilah bahwa ia adalah hati ” 
(HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Sehingga melihat pandemi virus corona dari aspek hati merupakan hal yang paling penting, karena hati kita adalah panglimanya dari fisik dan akal kita. hati yang sanggup memerintahkan fisik dan akal seseorang.

Ber Husnudzan Kepada Allah. berbaik sangka kepada allah merupakan hal yang wajib kepada orang beriman. Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘Anhu, berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda 3 hari sebelum wafatnya,

 لَا يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلَّا وَهُوَ يُحْسِنُ الظَّنَّ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
“Janganlah salah seorang kalian meninggal
kecuali dia berhusnudzon kepada Allah
 ‘Azza wa Jalla.” (HR. Muslim)

jadi kita harus berbaik sangka kepada allah. jika kita bandiungak virus corona saat ini dengan kejadian “haditsul ifki” (berita dusta), yang menmpa ibunda aisyah. sungguh saat ini kita masih bisa tidur malam, sedangkan ibunda aisyah mendengar berita dusta tersebut, beliau tidak bisa tidur bermalam-malam.

Sebulan penuh, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha merasakan kepedihan dan juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akibat ulah orang-orang munafik ini. Sampai akhirnya, Allah ta’ala menurunkan sepuluh ayat Al- Qur’an (QS. An-Nur : 11-20) . Dalam potongan Ayat QS. An-Nur, Allah Berfirman:

  لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ ۖ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ 
....Janganlah kamu kira bahwa
berita bohong itu buruk bagi kamu
bahkan ia adalah baik bagi kamu....

sehingga sama dengan saat ini, jangan mengira bahwa virus corona ini keburukan bagi orang beriman, tapi ini kebaikan kepada orang beriman. maka hiduplah dibawah naungan quran. ingat selalu kalimat rasul dan para ulama, insya allah hati kita akan merasa nyaman dengan situasi saat ini.

  • saat ini, bagi yang di sehatkan oleh allah, selayaknya kita harus bersyukur.
  • bagi yang sakit, ingatlah bahwa sakit itu adalah sarana penggugur dosa
  • bagi yang allah takdirkan meninggal, mudahan oleh allah dicatat sebagai pahala syahid, insya allah.

Mari perbanyak Tawakal kepada allah ,

 وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ 
“Dan barangsiapa yang bertawakal
kepada Allah niscaya Allah
akan mencukupkan (keperluan)nya”.
[Ath-Thalaq/65 : 3]

Mudahan Allah Segera Angkat Musibah Virus Corona ini, dari muka bumi.

Ulama terkemuka abad pertengahan, al-Hafiz Ibnu Hajar al-Asqalani (1372- 1449) dalam kitabnya berjudul Badzlu al Maun Fi Fadhli al Thaun yang membahas tentang wabah penyakit thaun :

” … Pada umumnya Wabah penyakit yang terjadi di negara kaum muslimin sepanjang sejarah, terjadi selama musim semi, kemudian diangkat ( hilang ) pada awal musim panas… “

sumber : al fatih TV- Sapa Pagi Ust.Budi Ashari, daaruttauhiid.org, dengan beberapa perubahan.

Categories
halal tour siroh

Thaif & Kesabaran Rasulullah

“Ya Rasulallah”, begitu kelak ‘Aisyah bertanya sembari bersandar mesra di bahu beliau dan menatap matanya penuh cinta, “Pernahkah kau alami hari yang lebih berat daripada ketika di Uhud?” Maka, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bercerita, seperti diriwayatkan Imam Al Bukhari berikut ini.

“Aku mendatangi para pemimpin Thaif; ‘Abdu Yalail ibn ‘Amr, Mas’ud ibn ‘Amr, dan Hubaib ibn ‘Amr Ats Tsaqafy untuk mengajak mereka kepada Allah. Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Tirai Ka’bah tersobek jika sampai Allah mengutus seorang Rasul’, yang berikutnya berucap, ‘Apakah Tuhanmu tak punya orang lain untuk diutus?’, dan yang terakhir berujar, ‘Aku tak mau bicara denganmu. Jika kau benar-benar Rasul, aku khawatir mendustakanmu. Jika kau bukan Rasul, maka tak layak bagiku bicara dengan seorang pendusta!’

Semua itu bermula setelah meninggalnya khadijah dan abu thalib. sehingga tidak ada lagi yang melindungi dan menemani beliau berdakwah di madinah. hingga suatu ketika nabi mendapatkan mimpi, beliau melihat cahaya islam itu terbit terang benderang dari sebuah tempat penuh pepohonan dan pohon kurma, beliau mengira tempat itu adalah yamamah dan beliau mengira tempat itu adalah thaif, maka yang paling dekat itu adalah thaif.

Sehingga tahun ke-11 setelah kenabian, ( ada juga yang menyebutkan tahun ke-10 setelah kenabian ) beliau berangkat menuju thaif berjalan kaki, berhijrah menuju Thaif bersama Zaid bin Harisah. Sesampainya di Thaif para pemimpin Thaif; ‘Abdu Yalail ibn ‘Amr, Mas’ud ibn ‘Amr, dan Hubaib ibn ‘Amr Ats Tsaqafy untuk mengajak mereka kepada Allah. Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Tirai Ka’bah tersobek jika sampai Allah mengutus seorang Rasul’, yang berikutnya berucap, ‘Apakah Tuhanmu tak punya orang lain untuk diutus?’, dan yang terakhir berujar, ‘Aku tak mau bicara denganmu. Jika kau benar-benar Rasul, aku khawatir mendustakanmu. Jika kau bukan Rasul, maka tak layak bagiku bicara dengan seorang pendusta!’

Lalu setelah tiga hari Rasulullah menyusur tiap sudut Thaif, mengetuk berbagai pintu, dan menawarkan Islam pada siapapun yang kutemui, merekapun beramai-ramai mendustakan, mengusir, dan menyakiti Rasulullah. Mereka berkumpul dan membawa kotoran-kotaran, batu-batu kemudian melemparkannya kepada rasulullah. salah satu batu mengenai kaki rasul, dan mengeluarkan darah, nyaris mengenai tanah kemudian darah itu di tahan oleh beliau supaya tidak mengenai tanah. Syeikh Munir Muhammad Al-Ghadban menjelaskan dalam karyanya bahwa rasulullah tahu jika darahnya jatuh mengenai tanah maka akan mengundang murka allah swt. sehingga rasul memutuskan untuk berlari-lari di kejar oleh masyarakat thaif hingga ke perbatasan kota thaif.

Hingga sampai di perkebunan anggur Utbah dan saibah bin Rabi’ah. Di sana mereka beristirahat dan mengobati luka. Ketika itu Rasulullah bermunajat kepada Allah SWT agar dirinya dikuatkan menghadapi cobaan yang begitu berat. Disana mereka bertemu dengan budak yang mengurus kebun itu yang bernama addas Ninawa. Ninawa merupakan daerah berada di tepian Sungai Tigris, dekat dengan Mosul, Irak. Rasul juga menanyakan agama yang dianut pria tadi. Addas menjawab, dia mengikuti ajaran Nabi Yunus. Lalu, Rasul menjelaskan Yunus adalah anak Matta, yang juga saudara Rasulullah. Ketika mendengar itu, Addas mengetahui Muhammad adalah utusan Allah. Dia langsung memeluk dan mencium rasulullah.

setelah beristirahat di kebun anggur tersebut, kemudian rasul dan zaid bin harisah melajutkan perjalanan kembali ke kota mekkah sampailah di daerah Qarnul Tsaalib. saat ini bernama Qarnul Manazil. Ketika kuangkat kepalaku, maka tampaklah Jibril memanggilku dengan suara yang memenuhi ufuk. ‘Sesungguhnya’, kata Jibril, ‘Rabbmu telah mengetahui apa yang dikatakan dan diperbuat kaummu terhadapmu.
Maka Dia mengutus Malaikat penjaga gunung ini untuk kauperintahkan sesukamu.”

Lalu malaikat penjaga gunung menimpali, ‘Ya Rasulallah, ya Nabiyyallah, ya Habiballah, perintahkanlah, maka aku akan membalikkan gunung Akhsyabain ini agar menimpa dan menghancurkan mereka yang telah ingkar, mendustakan, menista, mengusir, dan menyakitimu.’

“Tidak”, jawabku, “Sungguh aku ingin agar diriku diutus sebagai pembawa rahmat, bukan penyebab ‘adzab. Bahkan aku ingin agar dari sulbi-sulbi mereka, dari rahim-rahim mereka, kelak Allah akan keluarkan anak-keturunan yang mengesakanNya dan tak menyekutukanNya dengan sesuatupun.”

Begitulah Kisah yang mahsyur mengenai kesabaran rasulullah terhadap masyarakat thaif. dan saat ini kota thaif merupakan destinasi baru ziarah bagi jamaah umroh maupun haji yang berada di kota mekkah. disana juga terdapat masjid dan makam abdullah ibnu abbas. setelah puas mengunjungi thaif, jamaah bisa makan nasi mandhi bersama.

diambil dari berbagai sumber : majelis jejak para nabi, ihram.co.id, dll dengan beberapa perubahan.

Categories
Uncategorized

Cara Mudah Vaksin Meningitis

Tahukah Kita, bahwa vaksinasi meningitis merupakan persyaratan mutlak bagi semua calon jemaah haji dan umrah, serta seluruh pelaku perjalanan yang akan memasuki kawasan Kerajaan Arab Saudi. Pemberian vaksin dilakukann maksimal dua minggu sebelum keberangkatan, karena efektifitas vaksin mulai terbentuk 10-14 hari setelah pemberian. etelah memperoleh vaksinasi Meningitis, barulah calon jemaah umrah akan diberikan kartu International Certificate of Vaccination (ICV) sebagai syarat memperoleh izin visa dari Pemerintah Arab Saudi. ICV ini dikenal juga sebagai kartu kuning. 

Apa itu Meningitis?

Meningitis itu sendiri merupakan radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan disebut sebagai meningen. Radang dapat disebabkan oleh infeksi oleh virus, bakteri, atau juga mikroorganisme lain, dan walaupun jarang dapat disebabkan oleh obat tertentu. Meningitis dapat menyebabkan kematian karena radang yang terjadi di otak dan sumsum tulang belakang; sehingga kondisi ini diklasifikasikan sebagai kedaruratan medis.

Bagaimana cara suntik vaksin meningitis?

Suntik meningitis dapat dilakukan oleh jamaah umroh atau haji dengan datang langsung ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang tersebar di kota — kota Indonesia. Pelayanan suntik meningitis diselenggarakan pada hari Senin — Jumat, dari jam 08.00 — 15.00. Pendaftaran dimulai jam 07.30. untuk daerah jakarta dan sektiarnya kami rekomendasikan di KKP Tanjung Priok.

Syarat Vaksinasi adalah Mengisi Formulir dan melampirkan Foto Copy Pasport/KTP. Berikut adalah alur yang ditetapkan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) :

  • Ambil nomer antrian.
  • Jemaah datang dan mengisi formulir yang telah disediakan.
  • Melengkapi daftar formulir dengan melampirkan fotokopi paspor/KTP 1 lembar.
  • Kemudian formulir yang sudah diisi dan dilengkapi di Letakkan dalam kotak yang telah disediakan.
  • Selama data diproses, jemaah dipersilahkan menunggu diruang tunggu yang telah disediakan sampai yang bersangkutan dipanggil.
  • Saat nama dipanggil oleh petugas, yang bersangkutan (jemaah) masuk kedalam ruang vaksin untuk di lakukan vaksinasi.
  • Setelah vaksinasi, jemaah kembali menunggu panggilan untuk pengambilan foto barcode ICV.
  • Proses vaksinasi selesai, jemaah bisa pulang dengan membawa buku ICV / kartu Kuning.

Biaya untuk suntik meningitis adalah Rp. 305.000. Selain di KKP Tanjung Priok, Calon Jamaah Umroh bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi meningitis di RS Persahabatan Rawamangun, KKP Halim Perdana Kusumah, dan RS Pusat Otak Nasional (PON).

sumber : kompasiana.com/umrohnesia, depkes.go.id dengan berbagai perubahan.

Categories
Uncategorized

Saqifah Bani Saidah

Merupakan sebuah taman yang subur yang lokasinya di sebelah barat laut sekitar 20 meter dari Masjid Nabawi. Luasnya mungkin sekitar setengah dari lapangan bola. didalamnya terdapat pohon-pohon dan tanaman hias serta bebungaan tumbuh rimbun mengelilingi sebuah sumur yang dijadikan sumber air. 

pada zaman rasul, taman ini semacam rumah/bangunan pondokan milik sahabat sa’ad bin ubadah, pemimpin bani saidah. merupakan tempat bersejarah, salah satu yang paling bersejarah adalah dimana pertama kalinya, muslimin mengangkat pemimpin dengan cara mufakat, yaitu terpilihnya Abu Bakar As Siddiq.

Diriwayatkan para sejarawan awal Islam seperti Al Tabari dan Ibn Ishak, pada 632 Masehi saat Rasulullah Salallahualaihiwasallam baru saja wafat, bahkan sebelum beliau dimandikan, puluhan kaum Anshar berkumpul di tempat ini. Kaum Anshar saat itu secara sepihak berencana menunjuk seorang di antara mereka, Saad bin Ubadah, sebagai khalifah pengganti Rasulullah. Mughirah bin Su’bah, seorang anggota suku Thaqif dari Ta’if yang mengetahui rencana tersebut, langsung berlari lekas menuju rumah duka dan menemui Umar bin Khattab serta Abu Bakar Siddiq yang tengah menunggui jenazah Rasulullah.

kemudian Umar mengajak Abu Bakar dan Abu Ubaidah, seorang Muhajirun lainnya, menuju Saqifah Bani Sa’idah tersebut. Abu Bakar yang masih mendukai kepergian sahabat terkasihnya mulanya enggan berangkat. Ia akhirnya bersedia setelah menyadari gentingnya keadaan. Sementara Ali bin Abi Thalib sebagai menantu Rasulullah harus tinggal untuk mengurusi jenazah. Di Saqifah, perdebatan sengit mengemuka. Sejumlah anggota kaum Anshar bahkan mengancam akan memerangi mereka yang menolak penunjukan tersebut.

Abu Bakar dengan kebijaksanaanya kemudian berhasil menjelaskan bahwa meskipun suku-suku di Madinah tak perlu diragukan kehebatannya, adalah perintah Rasulullah bahwa pemimpin komunitas Muslim saat itu harus dari Quraish. “Suku-suku Arab tak akan tunduk pada pimpinan jika bukan dari suku Quraish,” kata Abu Bakar seperti dikutip Al Tabari. Ia kemudian menawarkan kepemimpinan pada Umar dan Abu Ubaidah. Kendati demikian, Umar membalik tawaran itu dan meminta Abu Bakar bersedia di baiat. Menurut Umar, Abu Bakar lebih layak karena beliau yang menemani Rasulullah di gua saat keduanya hijrah ke Madinah. Selain itu, Rasulullah pada akhir hidupnya juga pernah merestui Abu Bakar mengimami shalat umat Islam di Madinah. bKaum Anshar pada akhirnya setuju dengan argumen Umar dan membaiat Abu Bakar sebagai khalifah. Setelah Rasulullah dikebumikan keesokan harinya, baiat itu dikuatkan oleh 33 ribu Muslim penduduk Madinah dan umat Islam untuk sementara terhindar dari perpecahan yang bisa memicu kehancuran.

Kita juga dapat menyimpulkan bahwa Saqifah Bani Sa’idah tersebut adalah lokasi kelahiran Kekhalifahan Empat Rashidun. Dimulai dengan Abu Bakar, kemudian Umar, lalu Uthman bin Affan, dan akhirnya Ali bin Abi Thalib.

Kekhalifahan yang hanya berumur tiga dekade namun namun berhasil menyebarkan Islam hampir ke seluruh penjuru dunia hingga ke Mesir, Persia, Suriah, Armenia, Siprus.

fthykn| sumber : ihram.co.id, ustad budi ashari, dll

Categories
Uncategorized

Haramain high speed railway

Haramain High-speed Rail (HHR) merupakan salah satu proyek transportasi terpenting dalam program perluasan jaringan kereta di Saudi. HHR memiliki 35 kereta, masing-masing terdiri dari 13 gerbong dan 417 kursi. dilengkapi juga teknologi yang dapat menangani suhu 50 ° C yang merupakan tingkat panas maksimum di Kerajaan Arab Saudi.

Jalur kereta listrik ini sepanjang 450 km dengan kecepatan operasional 300 Km / jam, bertujuan untuk melayani penumpang yang ingin melakukan perjalanan antara Kota Suci Mekah dan Madinah yang menghubungkan mereka ke KAEC, Jeddah dan Bandara Jeddah. Kereta ini telah dilengkapi dengan sistem pensinyalan dan komunikasi terbaru. dirancang untuk menyediakan moda transportasi yang cepat, nyaman, andal, dan aman, antara kota-kota suci ( Mekkah – Madinah ) sambil menggunakan teknologi canggih.

Direktur Jenderal Operasi dan Pemeliharaan Haramain High Speed, Rayyan Al-Harbi. Saat ini kereta ini menjalankan empat perjalanan di setiap arah lima hari seminggu. Mulai 13 Februari 2019 telah di tambahkan delapan perjalanan baru antara Mekah dan Madinah. dan kemungkinan akan terus di tambah saat bulan ramadhan, mengingat tingginya arus penumpang selama ramadhan.

bagi anda yang berkesempatan umroh, tidak ada salahnya mencoba menggunakan transportasi ini. silahkan klik tautan ini http://www.hhr-retail.com/.

by fthykn